Coklat dan Kesehatan

Penggemar coklat pantas bergembira, karena sekeping coklathitam terbukti mampu memperlancar peredaran darah. Riset yang dipimpin Dr.Valentine Yanchou Njike dari Yale Prevention Research Center, yang dilansirReuters, Sabtu (24/03) menyebutkan coklat hitam memiliki kandungantheobromine, phenethylamine, dan kafein yang jika dikonsumsi secara seimbangdan tepat akan membantu fungsi pembuluh darah.

“Dalam sampel orang dewasa yang kita uji, mengkonsumsi coklat hitam dalamsatu periode waktu terbukti mampu memperbaiki peredaran darah,” jelas Njikeyang mempresentasikan hasil risetnya pada pertemuan tahunan American Collegeof Cardiology scientific di New Orleans, sebagai salah satu bukti tambahantentang manfaat coklat hitam.Selama enam minggu percobaan, 45 orang mendapat 8 ons (227 gram) coklathitam tanpa gula dan coklat hitam mengandung gula, dan konsumsi plasebo(kapsul kosong).

Setelah itu, kemampuan arteri pada lengan atas untuk lebih rileks, sehinggaakomodasi aliran darah akan berjalan lancar, atau dikenal dengan istilahflow mediated dilation (FMD), diukur sebelum dan sesudah mengkonsumsi coklathitam atau plasebo.Dari 39 rsponden yang melengkapi masa percobaan, mereka yang mengkonsumsicoklat tanpa pemanis tingkat FMD-nya mengalami perbaikan sampai 2,4 persen,dan yang mengkonsumsi coklat hitam dengan gula naik 1,5 persen. Sementarayang mengkonsumsi plasebo, FMD turun 0,8 persen.

“Namun penemuan ini tidak menyarankan kita untuk mengkonsumsi coklat setiaphari dan menjadikan coklat sebagai bagian dari rutinitas, namun riset inisebagai sebuah pengetahuan tambahan bahwa mengkonsumsi coklat hitam tanpagula dengan konsumsi wajar akan sangat bermanfaat bagi tubuh,” tambah Njikeyang juga menyarakankan konsumsi makanan kaya flavonoid untuk kesehatanjantung.

Selain memperbaiki fungsi peredaran darah, cokelat sebagai sumber zatbio-aktif anti-oksidan polifenol, khususnya flavonoid memiliki banyakmanfaat bagi kesehatan. Biji cokelat mengandung banyak monomer epicatechin(flavanol), dan molekul procyanidins (bentuk polimer). Fungsi flavonoid padacokelat juga sebagai antioksidan melalui mekanisme penangkapan senyawaradikal bebas dan menghambat oksidasi enzim-enzim seperti lipoxygenase.Dalam hal ini procyanidin adalah penangkap radikal bebas yang efektif.Selain memiliki efek antioksidan, cokelat juga mampu merangsang sistemkekebalan tubuh, dengan memproduksi lebih banyak sitokin (protein yangdiproduksi sebagai bagian dari sistim imun tubuh).

Nah, meski coklat terbukti sebagai salah satu makanan dewa seperti namalatinnya Theobroma cacao (food of the Gods), namun bukan berarti menjadikancoklat sebagai makanan harian, karena konsumsi yang berlebihan apalagidengan kandungan gula yang tinggi justru memperburuk kesehatan, terutamapada penderita glaukoma dan pasien kencing manis. (reuters/rit)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: